Rabu, 28 September 2011

Untuk anakku

Dear my son,


Hari ini (28-09-2011) pukul 8.10 wib, papa & mama mu kecelakaan disenggol motor Yamaha Mio warna Gold dipersimpangan slipi, seperti biasanya tiap pagi hari papa selalu anterin mama kamu kerja saat kantornya masih di roxy, papa tinggal dirumah nenek dibenda kemang. usia kandungan kamu mungkin saat ini +/- 4 bulan. Saat tadi dijalan papa gak ngebut sama sekali dan kondisi jalan pelan karena macet. saat kondisi macet dan banyak mobil yang mengambil arah dari gedung DPR yang menuju ke tanah abang, karena macet itu pula jalan pelan dan berusaha melewati mobil-mobil tersebut. sampai akhirnya tiba-tiba ada motor mio warna gold memotong jalan dan menyenggol parah sampai kami terjatuh saat itu. ada 2 motor yang jatuh saat bersamaan, dan
orang-orang lain sudah berusaha untuk memanggil2 pengendara motor itu untuk segera berhenti dan mempertanggung jawabkan, tetapi orang itu malah kabur & tidak kelihatan lagi.


Kejadiannya sangat cepat, mama kamu nangis sementara motor masih tergeletak & papa ingin kejar orang tersebut kalau bisa papa pukul minimal senggol lagi sampai orang itu jatuh. tetapi papa tidak tega melihat kondisi mama kamu yang shock & nangis sampai akhirnya papa & mama harus menepi & papa harus angkat motor papa. saat ini papa pakai motor Yamaha Vixion warna hitam, kondisinya baret-baret & tuas perseneling bengkok. mudah-mudahan kondisi motor papa tidak separah kamu & mama kamu.



Papa cuma mau buat catatan ini yang mudah-mudahan akan kamu ingat saat besar nanti, dan mungkin ini adalah kecelakaan kamu yang pertama saat berada dikandungan. :(

papa harap ini kejadian pertama & terakhir buat kamu untuk mengalami kecelakaan, papa tidak mengharapkan kamu mengalami kembali saat besar nanti.


peluk hangat,
Papa

Rabu, 22 Juni 2011

Linkin Park ke Jakarta

Linkin park kembali konser ke Jakarta, setelah konser pertama mereka pada 13 Juni 2004 lalu. setelah beberapa tahun para penggemarnya yang berada di Indonesia sangat menunggu kedatangan mereka akhirnya tahun ini mereka akan tampil kembali di Gelora Bung Karno pada tanggal 21 September 2011. band kesayangan saya ini tercatat mempunyai fans yang tersebar diseluruh Indonesia terdapat 2.4 juta fans, nomor kedua terbesar setelah Amerika (2.7 juta).

Beberapa promotor berebut untuk bisa mendatangkan mereka termasuk diantaranya TP Original & Bigdaddy. rasa bersyukur bahwa kedatangan mereka mendapatkan berita positif yang di umumkan lewat account twitter resmi Linkin Park bahwa mereka akan tampil di Jakarta - Indonesia pada tanggal 21 September 2011 nanti, maka berbondong-bondong lah fansnya untuk bisa mendapatkan tiket band kesayangan mereka. tanggal 16 Juni 2011 tiket untuk penjualan Pre-sale mereka umumkan dan mereka luncurkan di Tenis Indoor Senayan. saat itu tiket dijual untuk member LPU (Linkin Park Underground) atau biasa disebut fans fanatik mereka untuk bisa mendapatkan konser Linkin Park. tetapi pengetahuan dari promotor mengenai arti dari LPU ini terbatas, sehingga lampiran untuk pembelian pre-sale untuk LPU ini dapat di akses oleh semua orang & di umumkan pula dimana-mana. menurut sepengetahuan saya, LPU itu member yang membayar sejumlah uang kepada management Linkin Park agar mendapatkan fasilitas-fasilitas mengenai band tersebut. seperti merchandise, kesempatan untuk Meet & Greet, live chat dengan para personil, dll. termasuk salah satunya kesempatan untuk pembelian tiket lebih awal (pre-sale).

Konser mereka kali ini di tangani oleh Promotor yang terbiasa menangani hiburan keluarga seperti Disney on ice. dan menurut pernyataan mereka di account twitter promotor ini konser Linkin Park kali ini adalah sebagai Project percobaan mereka untuk menangani konser musik. mengenai prosedur / pembelian tiket dari mereka itu memang di akui sangat memuaskan & sudah pasti aman. karena sistem yang mereka pakai sudah terbukti & digunakan oleh beberapa negara-negara di eropa. tetapi sayang, harga tiket yang mereka keluarkan untuk tiap kelas itu terlampau sangat mahal bagi sebagian kalangan masyarakat terutama para Fans Linkin Park itu sendiri. dengan terbiasanya promotor menangani hiburan keluarga & beralih untuk coba-coba menangani konser musik akhirnya terlihat sangat kurang profesionalnya.

Mungkin untuk event sekelas hiburan keluarga cara mereka itu benar & berjalan, tetapi kenyataannya pada saat event konser musik untuk sekelas Linkin Park ternyata Nol Besar bagi mereka. penjualan tiket mereka sampai saat ini sudah terjual 5000 tiket padahal tiket yang mereka akan jual sebanyak 25.160 yang tersedia untuk berbagai kelas. protes mengenai tingginya harga tiket inipun semakin mencuat, fans-fans yang tergabung dalam berbagai komunitas mulai membuka suara & fans-fans yang mempunyai budget minim pun terpaksa gigit jari tidak dapat menonton konser band kesayangan mereka ini. terlampau tingginya harga tiket ternyata tidak di hiraukan oleh Promotor, dengan kurangnya penjualan pre-sale mereka ini mereka (promotor) pun menjual tiket khusus untuk pelajar yang dapat di cicil dengan 3x angsur.

Menurut keterangan dari pihak promotor seperti diungkapkan di account resmi twitter mereka, bilang sampai saat ini (pd tanggal tersebut) promotor belum mendapatkan sponsor. lain halnya dengan promotor yang sudah terbiasa menangani event-event / konser-konser musik lainnya, yang sudah pasti mencari sponsor demi mengurangi harga tiket dan operasional lainnya. kehadiran sponsor pada sebuah event sangat diuntungkan oleh semua pihak. pengumuman maupun info-info mengenai kedatangan band inipun masih sangat minim kita ketahui diberbagai media cetak, maupun televisi & radio.

Mudah-mudahan mendekati event nanti tiket sold out & para penggemar Linkin Park di Indonesia pun merasa puas. tentunya masalah-masalah kekurangan tersebut dapat diatasi dan ditangani secara serius oleh pihak promotor tersebut sebelumnya.

Jumat, 20 Mei 2011

Jalan Jalan Tidak Harus Mahal


Bagi anda yang senang akan pengalaman baru & mempunyai jiwa petualang,
Jalan-jalan (Travelling) bukanlah hal yang mustahil & sulit anda lakukan disaat keadaan seperti apapun.
Setiap orang yang beranggapan bahwa Travelling adalah suatu hal pemborosan & memerlukan biaya yang tidak sedikit itu akan mengganggu & lebih baik menghabiskan waktunya untuk berada di rumah atau suatu kondisi maupun keadaan yang sangat monoton. Memang bagi sebagian orang untuk "Tidak Kemana-mana" adalah Hal yang sangat menyenangkan dan mengasyikan.

Tapi, tahukah anda.. Bahwa dunia diluar memberikan kita banyak pengetahuan, pengalaman, dan banyak hal yang bisa kita ambil dari sisi positif maupun negatifnya. Tergantung bagaimana anda menyikapinya. Bagi saya pribadi, untuk mendapatkan suatu pengalaman dan pengetahuan akan suatu lingkungan bukanlah kendala untuk tetap Travelling. Karena ada beberapa hal yang sangat saya sukai ketika berada Di Jalan, Di suatu tempat yg asing, Di suatu keadaan yang berbeda dari biasanya, dll.

Pada 25 November 2010 - 27 November 2010, saya dan beberapa teman melakukan perjalanan menuju Singapore. Wich is, itu adalah pertama kalinya saya naik pesawat, travelling keluar negri, pertama kalinya punya Passport, dan banyak hal lainnya adalah merupakan Hal Pertama untuk saya.

Pengalaman ini di mulai dari beberapa Bulan sebelumnya yang menggunakan Maskapai Penerbangan Air Asia, dengan berbekal sedikit pencerahan & pengetahuan yg saya dapat maka saya dan beberapa teman-teman berniat untuk pergi keluar negri untuk pertama kalinya. Pada saat itu ada +/- 16 Orang teman saya yg sudah fix & bersedia untuk ikut pergi bersama-sama, tetapi sayangnya ada beberapa orang pada saat hari H membatalkan kepergiannya, ada yg beralasan tidak dapat izin dari Suami, Sibuk dengan Kuliahnya & ada yg sedang Berduka karena di tinggal orang tuanya.

Dari sekian banyak teman yang ikut, hanya +/- 2 Orang yg sudah mempunyai Passport & pernah berpergian keluar negri?!! Yup, gila memang.. Sebagian dari kami adalah orang-orang norak, kampungan & ekonomi menengah kebawah, tetapi kami tidak minder atau mematahkan semangat kami untuk bisa berpergian keluar negri demi sebuah pengalaman yang luar biasa. Kesibukan akan persiapan sudah terjadi pada saat 1 Minggu Setelah booking tiket pesawat, ada yang mesti menyiapkan Passport & terkendala dengan dokumen2 pendukung pembuatan passport, dll.

Tekad kami sudah bulat & berhubung waktu keberangkatan yang masih sangat jauh, maka kami sempat mengumpulkan sedikit demi sedikit uang untuk biaya hidup selama di Singapore. Bahkan pada saat pemesanan tiket pesawat itu kami mencoba nekat dengan booking tiket berdasarkan nama sesiai KTP karena sebagian kami belum ada yg punya pasport dan hasilnya Voila! Tiket sudah terpesan, Passport jadi, dan akhirnya kami berangkat ke Singapore.

Dengan bermottokan Travelling ala Backpacker, maka kami mencari penginapan & segala keperluan yang bisa di tekan dari segi biayanya. Dengan budget masing-masing perorang +/- 1jt - 2jt segala keperluan mengenai penginapan, makan, transportasi, tiket Universal Studio Singapore & beli oleh2 (walau peraturan Utama seorang Backpacker pantang beli oleh2, tetapi akhirnya kami beli juga dengan budget minim). Mensiasati keperluan makan selama disana dengan membawa Mie Instant sebanyak mungkin, makanan beku untuk dimasak dipenginapan, sedikit menahan lapar, dll.

Sedikit perincian yang dpt saya catat pada saat Trip ke Singapore :
> Persiapan Menjelang Keberangkatan :
- Pembuatan Passport :
- 400.000 : Lewat Orang Dalam & 1 Minggu Jadi
Alternatif : * 270.000 Harga Resmi & Bikin Online*
- Bekal / Cemilan : +/- 100.000
Total : Rp 500.000,-

> Sebelum Berangkat & saat kedatangan
- Akomodasi (tiket Air Asia) per Orang : Rp 616.000,-
- Airport Tax (di Soetta) : Rp 150.000,-
- Angkutan Menuju Soetta : Rp 35.000,- *Damri, rute Blok M - Bandara*
- Taxi Bandara - Rumah : +/- Rp 100.000,-
Total : Rp 901.000,-

> Saat berada di Singapore
- Penginapan (Footprints Hostel) : SGD $23.00 x 2 Malam = $46.00 (rate Kurs SGD $1 : Rp 7.000)
- Transport (MRT & Bus) : SGD $20.00 (+/-)
- Tiket Universal Studio Singapore : SGD $60
- Oleh2, dll : SGD $30.00
Total : SGD $156.00 ( Rp 1.092.000)

> Sub Total : Rp 2.493.000
Angka ini d Kumpulkan dari +/- 6 Bulan Sebelum Keberangkatan & Tabungan

Nah jika anda mempunyai penghasilan perbulan minimal Rp 1.000.000/bln bukanlah hal yang mustahil khan untuk bisa anda kumpulkan & mengejar impian anda bisa travelling. Sekarang kembali kepada diri anda sendiri, seberapa pantas anda menghargai jerih payah selama anda bekerja & ingin memanjakan diri anda untuk bisa mendapatkan pengalaman baru. Jika anda pikir ini merupakan pemborosan & tidak berguna, berfikirlah 2, 3, atau bahkan 100x.

Jadi, jangan pernah berhenti bermimpi, berhayal & mengejarnya. karena hasilnya akan terasa manis jika anda mencapainya itu semua. Sedikit yang bisa saya share mengenai Cara Sudut Pandang sedikit orang yang menganggap Keluar Negri / Travelling identik dengan ORANG KAYA, SOMBONG, PEMBOROSAN, dll. Semoga bermanfaat.

Cheers
iecal

Minggu, 06 Juni 2010

Helm Mubazir


Ya, Mubazir memang. Helm yang sudah pasti harganya tidak murah ini di design oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance yang sudah "langganan" bagi Valentino Rossi untuk memesan design atas permintaan dia.

Pada seri ke 4 MotoGP musim 2010 yang diselenggarakan di kampung halaman Valentino Rossi kali ini sepertinya tidak memberikan angin segar bagi sosok mantan juara dunia motogp 9 kali. Valentino Rossi mengalami kecelakaan fatal yang pernah dia alami selama karirnya dalam dunia balap motogp.

Helm ini di beri judul "The Jolly Joker", helm yang didesain oleh Aldo Drudi dan fitur wajah Rossi yang menghiasi bagian atas helm tersebut sebagai Joker di tengah kartu. Rossi juga terlihat mengenakan topi jesters dengan logo Yamaha diposisikan di depan dan pusat. Serta tidak ketinggalan Matahari dan Bulan menghiasi bagian sisi kanan-kirinya, sementara di sisi belakang bulldogs Rossi terlihat jelas.

Sudah rutin bagi rossi memberikan penampilan baru pada saat berlaga di kampung halamannya sendiri, bukan hanya kali ini rossi memberikan design spesial bagi rakyat Italy saat dia berlaga balap di sana dan bukan hanya Helm Design Spesial yang dia persembahkan, tetapi kali ini potongan rambutnya pun berbeda ala Skin Head.

Belum ada berita pasti mengenai makna di balik design helm Valentino Rossi kali ini, yang pastinya helm ini hanya di gunakan pada saat Free Practice saja.

Sayang-sayang deh... :D


-=iecal=-

Kecelakaan Fatal Valentino Rossi

Untuk pertama kalinya dalam sejarah MotoGP atau bahkan mungkin Valentino Rossi pada tahun 2010 kecelakaan fatal menimpa Valentino Rossi. Dan ini merupakan cedera terparah yang dia pernah alami.

Pada saat Free Practice sesi II 05-06-2010, Valentino Rossi kehilangan kendali atas kendaraannya YZR-M1 pada saat menjelang tikungan Hair Pin di
sirkuit Mugello - Italy.

Kecelakaan yang menimpa dirinya saat ini mengakibatkan patah tulang pada kaki kanannya, yang memaksa rossi harus absen 6 seri mendatang pada tahun 2010 ini. Atau memakan waktu 5-6 bulan untuk masa penyembuhannya.


Dikutip dari
Autosport, Rossi terjatuh dari tunggangannya setelah gagal mengendalikan bagian belakang kendaraannya di sebuah tikungan ke kiri. Akibatnya, pembalap Fiat Yamaha itu terlempar ke udara sebelum akhirnya menghantam bumi.
Cedera patah tulang kaki kanan yang dialami bintang MotoGP, memaksanya tidak bisa berlaga dalam 6 balapan mendatang.

Ini sekaligus memupus harapan The Doctor untuk mempertahankan gelar.
Tertinggal selisih 5 Point dari rekan setimnya Jorge Lorenzo membuat rossi ketar-ketir tahun ini, walau sempat beredar isu rossi akan pindah ke Ducati Marlboro dan menggantikan posisi Casey Stoner dan Yamaha tidak memperpanjang kontrak dengannya membuat semangat rossi sedikit down.

Bukanlah Valentino Rossi namanya jika dia tidak dapat melanjutkan Seluruh seri balapan musim ini, dalam pernyataan Dr Buzzi dari Centro Traumatologico Ortopedico mengatakan telah menerima Rossi di Rumah Sakit Careggi untuk melakukan pengecekan cedera secara menyeluruh. Hasilnya cukup memuaskan dan langsung dilakukan operasi patah tulang kaki kanan. “Kami sangat yakin Rossi akan meninggalkan rumah sakit dalam beberapa pekan hingga 10 hari mendatang. Namun, dia harus menggunakan penyangga untuk berjalan,” demikian pernyataan Dr Buzzi.

Dengan demikian, maka Rossi butuh waktu lama untuk bisa kembali ke lintasan balapan musim ini. Praktis, peluang
The Doctor untuk mempertahankan gelar musim ini juara berakhir sudah.

Saat ini, Rossi tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Jorge Lorenzo, yang notabene merupakan rekan setimnya di Fiat Yamaha. Lorenzo mengumpulkan 70 poin, sedangkan The Doctor mengumpulkan 61 poin.







-=iecal=-
*Berbagai Sumber*